reachfar.org

reachfar.org – Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengalami penurunan drastis dalam kekayaannya, yang secara signifikan terkait dengan penurunan nilai saham perusahaan. Dalam satu hari, aset pribadi Zuckerberg merosot, mencerminkan volatilitas pasar saham yang mempengaruhi kapitalisasi pasar perusahaan teknologi besar.

Rincian Penurunan Harta Kekayaan Zuckerberg

Laporan yang diterima oleh wartawan menunjukkan penurunan nilai kekayaan Zuckerberg sebesar USD 18 miliar, atau setara dengan Rp 291 triliun, pada tanggal 25 April. Hal ini terjadi setelah dia berdialog dengan para investor sehubungan dengan laporan keuangan Meta untuk kuartal pertama tahun 2024, yang sebenarnya menunjukkan kinerja di atas ekspektasi analis dengan pendapatan mencapai USD 36,46 miliar.

Komentar Zuckerberg Menyebabkan Kecemasan Investor

Namun, komentar yang dibuat oleh Zuckerberg selama earning call menyinggung rencana investasi besar-besaran Meta dalam bidang kecerdasan buatan dan metaverse, yang tampaknya memicu kekhawatiran di kalangan investor. Penekanan pada investasi ini, terutama karena pendapatan perusahaan saat ini sangat bergantung pada bisnis iklan, menyebabkan penurunan harga saham Meta hingga 19% dan hilangnya nilai perusahaan sebesar USD 200 miliar.

Penggelontoran Dana untuk AI dan Metaverse oleh Meta

Zuckerberg menyoroti bahwa Meta sedang mengarahkan fokusnya pada pengembangan asisten AI, Meta AI, yang diintegrasikan ke dalam aplikasi-aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Meskipun inisiatif ini belum menghasilkan pendapatan, Zuckerberg menunjukkan bahwa monetisasi dari fitur-fitur baru ini diharapkan dalam beberapa tahun mendatang.

Dampak Penurunan Saham terhadap Posisi Finansial Zuckerberg

Dengan kepemilikan sekitar 345 juta saham Meta kelas A dan B, Zuckerberg mengalami penurunan nilai kekayaan sebesar USD 18 miliar akibat penurunan harga saham Meta. Meskipun demikian, dia masih menempati posisi sebagai salah satu individu terkaya di dunia, berada di peringkat keempat dengan kekayaan bersih USD 152 miliar, di belakang beberapa nama ternama lainnya dalam industri.

Konteks Fluktuasi Kekayaan Zuckerberg

Fluktuasi kekayaan Zuckerberg bukanlah fenomena baru; pada awal 2022, ia sempat mengalami kerugian hampir USD 30 miliar dalam sehari karena penurunan saham Meta sebesar 26%. Meskipun demikian, penurunan terbaru ini tidak mencapai tingkat kerugian yang ia alami sebelumnya, menunjukkan ketahanan dan adaptasi kekayaannya terhadap dinamika pasar.