Simeone: Lewandowski Ancaman Utama Atletico di Semifinal Copa del Rey

reachfar – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, secara terbuka mengungkap kekagumannya pada striker Barcelona, Robert Lewandowski, menjelang pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey 2024/2025 di Stadion Wanda Metropolitano, Kamis (3/4/2025) dini hari WIB.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Simeone menyebut Lewandowski sebagai “pemain yang patut dikagumi” setelah mencatatkan 38 gol dan 3 assist dalam 42 pertandingan musim ini89. “Dia menjalani musim yang luar biasa dengan angka-angka fantastis. Saya mengagumi kegigihannya; dia contoh bagi pemain muda untuk belajar,” ujar Simeone.

Pujian itu bukan tanpa alasan. Striker berusia 36 tahun itu menjadi ancaman serius bagi Atletico, dengan torehan 3 gol dan 2 assist dalam 6 pertemuan sebelumnya melawan Los Rojiblancos8. Pada leg pertama yang berakhir imbang 4-4, Lewandowski bahkan menyumbang satu gol.

Pertandingan leg kedua ini menjadi penentu setelah agregat kedua tim tetap seimbang. Barcelona, yang kini memuncaki klasemen La Liga, berpeluang lolos ke final untuk pertama kali sejak 20219. Sementara Atletico, yang terakhir juara Copa del Rey pada 2013, mengandalkan keunggulan kandang dan rekor tak terkalahkan di 19 laga terakhir di Wanda Metropolitano.

Statistik Kunci Lewandowski vs Atletico:

Pertemuan Gol Assist Hasil (Barca)
6 kali 3 2 3 menang, 1 imbang, 2 kalah8

Simeone juga mengakui keunggulan Barcelona sebagai “tim terbaik di La Liga saat ini”15, tetapi berjanji akan memberikan perlawanan sengit. “Kami tahu risiko menghadapi Lewandowski, tapi ini pertandingan semifinal. Semua bisa terjadi,” tambahnya8.

Pertandingan yang akan disiarkan langsung di TVRI dan RCTI ini diperkirakan kembali menjadi duel gol, mengingat 17 gol tercipta dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim18. Pemenang akan menghadapi Real Madrid di final.

Pesta Gol 8-4! Madrid Akhiri Puasa 11 Tahun ke Final Copa del Rey Lewat Drama Extra Time

reachfar – Dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey yang penuh drama, Real Madrid berhasil lolos ke final setelah bermain imbang 4-4 dengan Real Sociedad selama 120 menit. Kemenangan agregat 5-4 mengantarkan Los Blancos ke partai puncak untuk pertama kali sejak 2014.

Ringkasan Pertandingan

Babak Pertama:
Real Sociedad membuka skor melalui Ander Barrenetxea pada menit ke-16 setelah memanfaatkan umpan Pablo Marin617. Madrid merespons lewat Endrick di menit ke-30 yang menyamakan kedudukan dengan menyambar umpan silang Vinicius Junior611.

Babak Kedua:
Real Sociedad kembali unggul 2-1 di menit ke-72 setelah David Alaba melakukan gol bunuh diri dari tendangan sudut617. Mikel Oyarzabal kemudian memperbesar keunggulan menjadi 3-1 di menit ke-80, membuat agregat Sociedad unggul 3-268. Namun, Madrid bangkit dengan dua gol cepat: Jude Bellingham (menit 82) dan Aurelien Tchouameni (menit 86) mengubah skor menjadi 3-3 sekaligus mengembalikan keunggulan agregat.

Masa Injury Time:
Oyarzabal kembali menggagalkan kemenangan Madrid di menit 90+3 dengan sundulan spektakuler, memaksa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.

Perpanjangan Waktu:
Antonio Rüdiger menjadi pahlawan Madrid di menit ke-115 dengan sundulan kepala dari tendangan pojok Arda Guler, mengamankan agregat 5-4.

Poin Kunci:

  • Total Gol: 8 gol dalam 120 menit, menjadikannya salah satu laga Copa del Rey terserang dalam sejarah.
  • Performansi Bintang: Mikel Oyarzabal (2 gol) dan Antonio Rüdiger (gol penentu) menjadi sorotan.
  • Statistik: Madrid mendominasi penguasaan bola (60%) dan menembak 14 kali, sementara Sociedad lebih efisien dengan 9 tembakan.

Langkah Selanjutnya:

Real Madrid akan menghadapi pemenang partai Barcelona vs Atletico Madrid di final. Leg kedua semifinal antara kedua tim tersebut akan digelar pada 2 April 2025.

Komentar Pelatih:
Carlo Ancelotti menyebut pertandingan ini sebagai “ujian karakter” bagi timnya, sementara pelatih Sociedad Imanol Alguacil mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.

Dengan ini, Madrid berkesempatan meraih gelar Copa del Rey pertama mereka sejak 2023, sekaligus mempertahankan tren positif di kompetisi domestik.