Gaza dalam Krisis: Usulan Arab Tantang Rencana Trump, Gencatan Senjata Terancam Bubar

reachfar – Ketegangan di Gaza kembali memanas setelah para pemimpin Liga Arab menolak keras rencana perdamaian AS yang diusung mantan Presiden Donald Trump, gencatan senjata yang difasilitasi Mesir sejak Mei 2024 terancam bubar menyusul serangan udara Israel ke Rafah dan pembalasan roket Hamas ke Tel Aviv, Sabtu (29/6).

Latar Belakang Rencana Trump

Rencana yang dijuluki “Kesepakatan Abad 2.0” ini mengusulkan:

  1. Pembagian Gaza menjadi zona ekonomi terpisah dikelola negara Arab.
  2. Relokasi 100.000 warga Gaza ke Sinai, Mesir, dengan dana kompensasi AS.
  3. Pengakuan kedaulatan Israel di 30% Tepi Barat.

Dokumen ini bocor ke media Arab pekan lalu, memicu kemarahan Hamas dan Otoritas Palestina. Mahmoud Abbas, Presiden Otoritas Palestina, menyebutnya “skenario pembersihan etnis terselubung”.

Resolusi Darurat Liga Arab

Dalam KTT darurat di Amman, Yordania (30/6), 18 negara anggota Liga Arab sepakat:

  • Memblokir semua investasi AS di wilayah Arab terkait rencana Trump.
  • Mengalokasikan USD 200 juta dana darurat untuk bantuan kemanusiaan Gaza.

Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menegaskan: “Kami tak akan jadi kaki tangan penjajahan baru. Rakyat Palestina berhak menentukan nasibnya sendiri.”

Respons AS dan Israel

  • Donald Trump (lewat Truth Social): “Negara Arab hanya bisa mengeluh. Mereka butuh kami untuk hadapi terorisme Iran.”
  • Benjamin Netanyahu (PM Israel): “Rencana ini solusi realistis. Hamas harus pilih: perang atau pembangunan.”
  • Departemen Luar Negeri AS: Menyatakan “kecewa” tapi tetap buka dialog.

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Mediasi Mesir yang mulai efektif sejak 15 Mei 2024 kini diambang kegagalan:

  • Israel menuduh Hamas selundupkan roket melalui terowongan bawah tanah di Rafah.
  • Hamas merilis video tawanan tentara Israel sebagai tekanan.

Dampak Krisis

  1. Ekonomi Gaza: Inflasi meroket 220%, harga tepung naik 5x lipat sejak Januari.
  2. Bantuan Internasional: 80% pasokan obat-obatan terhambat di perbatasan Mesir.
  3. Pasar Global: Harga minyak mentah naik 4% imbas ketegangan Teluk.

gaza-dalam-krisis-usulan-arab-tantang-rencana-trump-gencatan-senjata-terancam-bubar

Peta Kekuatan di Gaza

Pihak Kontrol Wilayah Kekuatan Militer
Hamas 65% Gaza 35.000 pasukan
Otoritas Palestina 0% (Tepi Barat) 80.000 pasukan
Israel Perbatasan/Laut 169.000 tentara

Analisis Pakar

Dr. Lina Khatib (Direktur Carnegie Middle East):
“Liga Arab terjepit antara tekanan publik dan kepentingan ekonomi dengan AS. Tanpa konsensus, resolusi mereka hanya retorika.”

Yossi Beilin (Mantan Negosiator Israel):
“Rencana Trump mengabaikan akar konflik. Solusi dua negara mustahil tercapai lewat pemaksaan unilateral.”

Proyeksi ke Depan

  • Hamas ancam luncurkan serangan rudal ke Yerusalem jika AS tak batalkan rencana.
  • Mesir pertimbangkan tutup perbatasan Rafah jika kekerasan terus meluas.

Respons Masyarakat Internasional

  • Turki dan Iran: Tawarkan diri sebagai mediator alternatif.
  • Rusia dan Tiongkok: Desak intervensi DK PBB, tapi terhambat veto AS.

Hamas Serahkan Enam Sandera Israel, Total Pembebasan Mencapai 33 Orang

reachfar – Hamas kembali menyerahkan enam sandera Israel pada Sabtu (22/2/2025). Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Sebagai imbalannya, Israel membebaskan 602 tahanan Palestina dalam tahap pertama kesepakatan ini.

Pembebasan keenam sandera ini menandai tahap akhir dari fase pertama kesepakatan gencatan senjata yang dimulai pada Januari 2025. Keenam sandera yang dibebaskan termasuk Eliya Cohen, 27; Omer Shem Tov, 22; Omer Wenkert, 23; Tal Shoham, 40; Avera Mengistu, 39; dan Hisham Al-Sayed, 36. Mereka semua telah ditahan oleh Hamas sejak serangan besar-besaran pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.200 orang di Israel dan memicu perang yang berlangsung hingga saat ini.

Pembebasan ini tidak lepas dari ketegangan yang tinggi antara kedua belah pihak. Pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Hamas karena “pelanggaran kejam dan jahat” terkait identifikasi yang salah atas jenazah yang dikembalikan oleh Hamas. Keluarga Shiri Bibas, salah satu sandera yang dikembalikan jenazahnya, mengkonfirmasi bahwa jenazah yang dikembalikan adalah miliknya setelah sebelumnya ada kesalahan identifikasi.

Meskipun ada ketegangan, kesepakatan gencatan senjata tetap berlanjut. Hamas juga berencana untuk mengembalikan empat jenazah lagi minggu depan, yang akan menyelesaikan fase pertama kesepakatan ini. Namun, Hamas menegaskan bahwa mereka tidak akan melepaskan sisa sandera tanpa adanya gencatan senjata yang berkelanjutan dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

hamas-serahkan-enam-sandera-israel-total-pembebasan-mencapai-33-orang

Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya besar-besaran untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lebih dari setahun dan telah menewaskan lebih dari 48.000 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur di Gaza.

Dengan pembebasan keenam sandera ini, total sandera Israel yang telah dibebaskan oleh Hamas mencapai 33 orang. Namun, masih ada sekitar 60 sandera yang belum dibebaskan, dengan sekitar setengahnya diperkirakan masih hidup.

Kesepakatan gencatan senjata ini diharapkan dapat membawa kedamaian yang lebih stabil di wilayah tersebut, meskipun masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh kedua belah pihak.

Prabowo Subianto: Gencatan Senjata Palestina-Israel Harus Bertahan untuk Capai Perdamaian

reachfar – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar gencatan senjata antara Palestina dan Israel dapat bertahan dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama. Prabowo menekankan pentingnya solusi dua negara (two state solution) sebagai kerangka penyelesaian konflik yang adil dan berkelanjutan.

Prabowo telah secara konsisten menyuarakan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara, di mana Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan sebagai negara berdaulat. “Kita harus terus mendukung gencatan senjata yang komprehensif dan permanen sebagai langkah penting menuju perdamaian di antara Israel dan Palestina,” ujar Prabowo dalam berbagai kesempatan, termasuk saat bertemu dengan Presiden AS Joe Biden pada November 2024 lalu.

Selama kunjungan kerjanya ke beberapa negara, termasuk China, Amerika Serikat, dan Inggris, Prabowo terus menekankan pentingnya gencatan senjata dan solusi dua negara. Dalam pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden, Prabowo membahas pentingnya kerja sama internasional untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah.

prabowo-subianto-gencatan-senjata-palestina-israel-harus-bertahan-untuk-capai-perdamaian

Pada KTT G20 di Brasil, Prabowo kembali menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan Ukraina. “Kami mendesak gencatan senjata segera di Ukraina dan di Gaza,” tegas Prabowo dalam sesi pertama KTT G20 di Rio de Janeiro.

Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, telah menunjukkan komitmen kuat terhadap kemerdekaan Palestina. Pemerintah Indonesia telah mengirim bantuan kemanusiaan, termasuk tenaga medis dan dana bantuan, serta menyiapkan rumah sakit untuk korban perang Palestina.

Prabowo Subianto terus berupaya keras untuk mendorong perdamaian di Timur Tengah melalui solusi dua negara dan gencatan senjata yang berkelanjutan. Harapannya, gencatan senjata yang telah dicapai dapat bertahan dan menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih luas di wilayah tersebut.