Malam Tahun Baru: Jalan Sudirman-Thamrin Dipadati Pengunjung

reachfar – Jelang pergantian tahun 2025, masyarakat memadati Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, untuk merayakan malam tahun baru. Acara Car Free Night yang digelar sejak pukul 18.00 WIB ini menarik ribuan pengunjung yang ingin merasakan suasana perayaan di jantung ibu kota.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sejumlah ruas jalan di kawasan Sudirman-Thamrin mulai pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB. Penutupan ini mencakup 31 ruas jalan, termasuk Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin, serta beberapa jalan lainnya seperti Merdeka Barat dan Jalan Majapahit dari arah Harmoni.

Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan 14 panggung hiburan yang tersebar di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Panggung utama berada di Bundaran HI, yang menampilkan berbagai artis dan musisi lokal serta internasional. Selain itu, ada juga panggung muda-mudi yang menawarkan hiburan musik dan pertunjukan menarik lainnya.

malam-tahun-baru-jalan-sudirman-thamrin-dipadati-pengunjung

Ribuan orang memadati kawasan Sudirman-Thamrin sejak sore hari. Mereka datang dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya untuk menikmati berbagai atraksi yang disediakan. Selain menikmati hiburan di panggung, pengunjung juga bisa menikmati berbagai kuliner yang dijajakan di sepanjang jalan. Beberapa lokasi parkir alternatif juga disediakan untuk memudahkan akses pengunjung.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pihak kepolisian dan petugas keamanan lainnya dikerahkan untuk mengawasi jalannya acara. Selain itu, beberapa titik juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan posko bantuan untuk mengantisipasi keadaan darurat.

Malam tahun baru di Jalan Sudirman-Thamrin menjadi momen spesial bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Dengan berbagai hiburan dan fasilitas yang disediakan, acara ini berhasil menarik ribuan pengunjung dan menciptakan suasana perayaan yang meriah dan aman.

UMP DKI Jakarta 2025 Naik 6,5%, Pekerja Dapat Kenaikan Gaji

reachfar – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2025 sebesar Rp 5.396.761, naik sebesar 6,5% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5.067.381234. Kenaikan ini diumumkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, pada Rabu (11/12) di Jakarta Pusat.

Kenaikan UMP ini berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Besaran UMP ini berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Penetapan UMP DKI Jakarta 2025 melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dewan Pengupahan Daerah, yang telah melakukan rapat pada 9-10 Desember 20244. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, menekankan pentingnya memastikan kenaikan UMP ini selaras dengan kebutuhan pekerja dan keberlangsungan usaha.

ump-dki-jakarta-2025-naik-65-pekerja-dapat-kenaikan-gaji

Kenaikan UMP sebesar 6,5% diharapkan dapat meningkatkan daya beli pekerja sekaligus menjaga daya saing usaha di Jakarta4. Hari Nugroho mengatakan, “Dengan langkah ini, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong perekonomian daerah”.

Namun, kenaikan ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengusaha. Andy Ahmad Zaelany, Anggota Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta, menyebutkan bahwa situasi perekonomian yang sulit, termasuk meningkatnya Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 hingga 12%, kenaikan iuran BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan, serta iuran Tapera, membuat kenaikan UMP ini menjadi beban berat bagi perusahaan yang belum sepenuhnya bangkit dari pandemi Covid-19.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi menetapkan UMP 2025 sebesar Rp 5.396.761, naik 6,5% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja, meskipun juga menimbulkan tantangan bagi pengusaha dalam menghadapi situasi ekonomi yang masih sulit.