Panduan Minum Kopi Saat Puasa: Hindari Dehidrasi dan Jaga Energi Sepanjang Hari

reachfar – Minum kopi menjadi kebiasaan yang sulit dihindari bagi banyak orang, termasuk selama bulan Ramadhan. Namun, konsumsi kafein saat berpuasa berisiko memicu dehidrasi dan gangguan pencernaan jika tidak diatur dengan tepat. Berikut panduan minum kopi yang sehat selama puasa, berdasarkan rekomendasi ahli gizi dan dokter.

1. Waktu Terbaik Minum Kopi

  • Setelah Berbuka Puasa: Tunggu 30-60 menit setelah berbuka dengan makanan ringan atau air putih. Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan asam lambung.
  • Sebelas Malam atau Sebelum Sahur: Jika ingin minum kopi di malam hari, batasi hingga 2 jam sebelum tidur agar tidak mengganggu kualitas istirahat.

“Hindari minum kopi saat sahur karena kafein bersifat diuretik, yang bisa mempercepat hilangnya cairan tubuh selama puasa,” jelas dr. Aisyah Nurul, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo.

2. Batas Aman Jumlah Kopi per Hari

  • Maksimal 1 cangkir (200 ml) per hari untuk peminum kopi berkafein tinggi (espresso, robusta).
  • 2 cangkir untuk kopi dengan kadar kafein rendah (arabica, decaf).

3. Pilih Jenis Kopi yang Ramah Saat Puasa

  • Kopi Hitam Tanpa Gula: Minimalkan tambahan gula atau krimer untuk mencegah lonjakan gula darah.
  • Kopi Decaf (Tanpa Kafein): Alternatif bagi yang sensitif terhadap kafein tetapi ingin tetap menikmati rasa kopi.
  • Kopi dengan Susu Nabati: Tambahkan susu almond atau oat milk untuk mengurangi risiko iritasi lambung.

4. Tips Tambahan

  • Hindari Kopi Instan Kemasan: Tinggi gula dan pengawet, yang berisiko memicu crash energy setelah berbuka.
  • Perbanyak Air Putih: Untuk setiap cangkir kopi, minum 2 gelas air guna mengimbangi efek diuretik.
  • Pantau Reaksi Tubuh: Jika muncul gejala seperti jantung berdebar atau sakit kepala, segera kurangi porsi kopi.

Alternatif Pengganti Kopi

Bagi yang ingin mengurangi kafein, coba minuman seperti:

  • Kurma Smoothie: Kaya serat dan energi alami.
  • Jahe Hangat dengan Madu: Menenangkan pencernaan.
  • Teh Herbal Chamomile: Membantu relaksasi sebelum tidur.

Kata Ahli

Prof. Dr. Agus Sudiro, pakar kesehatan metabolik dari Universitas Indonesia, menekankan: “Kunci minum kopi saat puasa adalah moderasi. Prioritaskan kebutuhan hidrasi dan nutrisi utama terlebih dahulu.”

Libur Sekolah di Jakarta Menyambut Ramadhan 2025: 27 Februari hingga 5 Maret 2025

reachfar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan jadwal libur sekolah untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Libur sekolah akan dimulai pada 27 Februari 2025 dan berakhir pada 5 Maret 2025, selama tujuh hari. Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada siswa dan guru untuk mempersiapkan diri menyambut bulan puasa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko, menjelaskan bahwa libur sekolah ini bertujuan untuk memberikan waktu kepada siswa dan guru untuk melakukan persiapan menyambut bulan Ramadhan. “Kami berharap dengan adanya libur ini, siswa dan guru dapat lebih fokus dalam melakukan persiapan rohani dan jasmani untuk menjalankan ibadah puasa,” ujar Sarjoko.

Selama masa libur, siswa tetap diharapkan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Meskipun tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah, siswa akan diberikan tugas-tugas yang harus diselesaikan di rumah. “Siswa tetap akan diberikan tugas oleh pihak sekolah untuk dikerjakan di rumah. Ini agar mereka tetap produktif selama libur,” tambah Sarjoko.

libur-sekolah-di-jakarta-menyambut-ramadhan-2025-27-februari-hingga-5-maret-2025

Selain libur awal Ramadhan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menetapkan jadwal libur sekolah selama bulan Ramadhan dan Idulfitri. Libur akhir puasa Ramadhan akan berlangsung dari 26 Maret hingga 30 Maret 2025, sedangkan libur Idulfitri akan dimulai dari 31 Maret hingga 5 April 2025.

Pemerintah berharap dengan adanya libur ini, siswa dan guru dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, libur ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah dan kesehatan mental siswa selama bulan Ramadhan.