Galaxy Z Fold 7 Ultra Hadir dengan Desain Paling Tipis

REACHFAR.ORG – Samsung sedang menyiapkan ponsel lipat terbarunya: Galaxy Z Fold 7 Ultra. Bocoran desain terbaru menunjukkan website trisula88 perangkat ini tampil jauh lebih ramping dari pendahulunya. Saat dilipat, ketebalannya hampir menyamai ponsel biasa.

Pembaruan desain ini berasal dari penggunaan engsel generasi baru dan bahan ringan. Samsung berambisi menjadikan Fold 7 Ultra sebagai smartphone lipat tertipis di dunia. Desain ini juga diharapkan tetap kokoh dan nyaman digunakan.

Layar Lebih Tajam dan Responsif

Samsung menyematkan layar dengan resolusi tinggi dan refresh rate 120Hz. Layar utamanya lebih luas dan memiliki bezel tipis, memberikan pengalaman visual yang lebih jernih dan imersif.

Lipatan layar juga tampak lebih halus. Samsung menggunakan teknologi terbaru agar tampilan dalam mode terbuka tampak seperti layar tablet utuh, tanpa garis lipatan yang mengganggu.

Performa Kelas Flagship

Galaxy Z Fold 7 Ultra akan menggunakan prosesor Snapdragon 8 Gen 4. Chipset ini membuat performa ponsel tetap stabil dan cepat, bahkan saat membuka banyak aplikasi sekaligus.

Samsung menyertakan RAM 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Dengan spesifikasi ini, pengguna dapat menyimpan data besar dan menjalankan game berat tanpa hambatan.

Kamera Lebih Canggih dan Tajam

Samsung menyematkan tiga kamera belakang dengan teknologi AI. Hasil foto dalam kondisi gelap kini jauh lebih jelas. Selain itu, fitur zoom juga mengalami peningkatan signifikan.

Pengguna bisa menikmati hasil foto profesional langsung dari ponsel. Kamera ini sangat cocok untuk pengguna yang aktif di media sosial atau bekerja di bidang kreatif.

Kapan Dirilis dan Berapa Harganya?

Samsung kemungkinan besar akan meluncurkan Galaxy Z Fold 7 Ultra pada paruh kedua 2025. Harganya diprediksi mulai dari Rp30 juta, sebanding dengan spesifikasi premium yang dibawanya.

Kesimpulan: Samsung Bawa Standar Baru untuk Ponsel Lipat

Galaxy Z Fold 7 Ultra bukan hanya sekadar ponsel lipat. Perangkat ini membawa inovasi dalam desain, performa, dan fitur kamera. Samsung berhasil menetapkan standar baru untuk smartphone masa depan.

Bagi kamu yang mencari teknologi canggih dengan desain elegan, Galaxy Z Fold 7 Ultra layak ditunggu.

Konflik Industrial Memanas: Serikat Pekerja Samsung Korea Selatan Umumkan Mogok Kerja Nasional

reachfar.org – Pada minggu depan, puluhan ribu anggota dari serikat pekerja Samsung, dikenal sebagai National Samsung Electronics Union (NSEU), berencana untuk melakukan mogok kerja di Korea Selatan. Keputusan ini muncul sebagai tanggapan terhadap apa yang mereka anggap sebagai kegagalan dalam negosiasi gaji dengan manajemen perusahaan.

Menurut informasi yang diperoleh pada hari Kamis (30/5), NSEU, yang memiliki anggota sekitar 28 ribu orang, akan memulai aksi mogok pada tanggal 7 Juni 2024. Jumlah anggota ini merupakan seperempat dari total tenaga kerja Samsung di Korea Selatan.

Son Woomok, pemimpin NSEU, menyatakan ketidakpuasan terhadap sikap perusahaan dalam proses negosiasi. “Kami tidak bisa terus menerima sikap perusahaan yang tidak menunjukkan kemauan untuk bernegosiasi. Kami bertekad untuk memperjuangkan hak-hak dan kepentingan pekerja,” ucap Son.

Salah satu fokus utama NSEU adalah unit semikonduktor Samsung, yang merupakan bagian penting dari operasi perusahaan. Son menekankan bahwa kinerja perusahaan dapat terpengaruh jika tuntutan terkait gaji dan bonus tidak segera ditangani. “Kami menuntut sistem bonus kinerja dan kenaikan gaji yang lebih transparan dan adil,” tambahnya.

Son juga mengkritik cara perusahaan menangani negosiasi gaji sebelumnya, yang seringkali dilakukan tanpa melibatkan atau meminta masukan dari pekerja. “Selama ini, negosiasi gaji tidak pernah dijalankan dengan cara yang layak. Semuanya dilakukan dengan cara mengumumkan keputusan di dewan manajemen buruh yang tidak termasuk serikat pekerja kami, dan kami diminta untuk hanya menerima keputusan tersebut,” jelas Son.

Sebagai tanggapan, juru bicara Samsung menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk bernegosiasi dengan itikad baik bersama serikat pekerja dan berusaha keras untuk mencapai kesepakatan yang bisa diterima oleh kedua belah pihak. “Perusahaan akan terus berdialog dengan serikat pekerja untuk mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak,” ungkap juru bicara tersebut.